1. Struktur Atom

STRUKTUR ATOM

A.   PERKEMBANGAN TEORI ATOM

1.   Teori Atom Dalton

Postulat John Dalton tentang atom sebagai berikut:

1)    Unsur terdiri atas partikel yang sangat kecil yang disebut atom.

2)    Atom-atom dari satu unsur adalah identik. Atom-atom dari unsur berbeda mempunyai sifat dan ukuran yang berbeda.

3)    Atom dari suatu unsur bergabung dengan atom dari unsur lain membentuk senyawa dengan perbandingan tertentu. Dalam penggabungan ini tidak ada atom yang hilang.

4)    Atom-atom dari dua atau lebih unsur yang dapat bergabung dengan rasio berbeda untuk membentuk senyawa-senyawa yang berbeda.

Model Atom Dalton

2.   Teori Atom Thomson

Penemuan elektron

Pada tahun 1900 Joseph John Thomsonmelakukan percobaan dengan tabung hampa/ tabung katoda yang menghasilkan penemuan elektron. Menurut JJ Thomson, atom adalah materi yang berbentuk bundar yang bermuatan positif dan di dalamnya tersebar elektron yang bermuatan negatif –seperti roti kismis-­.

Model Atom Thomsom

3.   Teori Atom Rutherford

Penemuan inti atom

Pada tahun 1910, Ernest Rutherford bersama dua orang asistennya melakukan serangkaian percobaan untuk mengetahui tentang susunan atom. Mereka menembaki lempeng emas yang sangat tipis dengan partikel/sinar alfa. Sebagian besar partikel alfa dapat menembus lempeng emas tanpa pembelokan yang berarti, sebagian kecil partikel alfa dibelokan bahkan ada yang dipantulkan.

Menurut Rutherford, atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif sedangkan elektron beredar mengelilingi inti atom. Massa atom terkonsentrasi di inti atom.

Model Atom Rutherfort

4.   Teori Atom Bohr

Pada tahun 1913, berdasarkan analisis spektrum atom, Niels Bohr mengajukan teori atom sebagai berikut:

1)   Dalam atom terdapat lintasan-lintasan tertentu tempat elektron mengorbit inti, lintasan itu disebut kulit atom atau tingkat energi.

2)   Elektron hanya boleh berada pada lintasan tertentu saja. Pada keadaan normal (tidak ada pengaruh luar), elektron menempati tingkat energi terendah.

3)   Elektron dapat berpindah dari satu kulit ke kulit lain disertai pemancaran atau penyerapan energi.

Secara sederhana, atom terdiri dari inti atom yang bermuatan positif sedangkan elektron beredar mengelilingi inti atom pada lintasan-lintasan tertentu.

Model Atom Bohr

5.   Teori Atom Mekanika Kuantum

Tokoh teori atom Mekanika Kuantum yaitu Erwin Schrodinger, Werner Heisenberg, dan Louis de Broglie.

Dalam teori atom Mekanika Kuantum, posisi elektron tidak dapat ditentukan dengan pasti. Yang dapat ditentukan hanya daerah kebolehjadian ditemukannya elektron yang disebut orbital.

Model atom Mekanika Kuantum

B.   SUSUNAN ATOM

1.   Partikel-partikel Dalam Atom

Atom terdiri dari :

–  Inti atom, yang tersusun atas ………………… dan …………………..

–  ……………….. yang mengelilingi inti atom.

Partikel

Lambang

Massa Relatif

Muatan

Penemu

  Proton

p

1

+1

Goldstein

  Elektron

e

0

-1

  Netron

n

1

0

J. Chadwick

  Inti atom

+

2.   Notasi Atom

Notasi atom sebagai berikut:

X    =  lambang unsur

Z    =  nomor atom

A    =  nomor massa/massa atom

Berdasarkan notasi atom tersebut dapat dihitung jumlah proton, netron, dan elektron yang terkandung dalam suatu atom dengan rumus berikut :

Z = p = e                      A = p + n

Contoh soal 1.1 :

Tentukan jumlah proton, netron, dan elektron yang terkandung dalam atom berikut :

1.   27 Al               2.   24Na

Jawab :

1.   Z (no. Atom )     =

A (massa atm)   =

p (jlh proton)     =

n (jlh netron)     =

e (jlh elektron)   =

2.   Z                      =

A                      =

p                      =

n                      =

e

Soal 1.1 :

1.   Tentukan jumlah proton, netron, dan elektron yang terkandung dalam atom berikut :

a.             b.             c.

2.   Lengkapi tabel berikut !

Notasi

Z

A

p

n

e

31

79

118

2.   Isotop, Isoton, dan Isobar

Isotop adalah unsur-unsur yang mempunyai jumlah proton (nomor atom) sama tetapi massa atomnya berbeda.

Contoh :    dan

Isoton adalah unsur-unsur yang mempunyai jumlah netron sama.

Contoh :   dan

Isobar adalah unsur-unsur yang mempunyai massa atom sama tetapi nomor atomnya berbeda.

Contoh :    dan

Soal 1.2 :

Kelompokkanlah atom-atom berikut ke dalam Isotop, Isoton, dan Isobar !

,  ,  ,  ,  ,  ,  ,  ,

C.   TEORI ATOM BOHR

1.   Konfigurasi Elektron

Adalah susunan elektron dalam atom.

Tabel 1.1. Jumlah Elektron Maksimum tiap Kulit

Kulit ke

Nama Kulit

Jumlah Elektron Maksimum

1

K

2×12 = 2

2

L

2×22 = ..

3

M

2×32 = ..

4

N

N

Jadi, Jumlah Elektron Maksimum tiap kulit memenuhi persamaan  ……….

Aturan penulisan konfigurasi elektron:

1)    Isi penuh sebanyak mungkin kulit;

2)    Jika tidak mencukupi, isi sesuai dengan jumlah maksimum kulit sebelumnya sampai bersisa £ 8.

Contoh soal 1.2 :

1.   Tuliskan konfigurasi elektron unsur-unsur berikut !

a.    :

Artinya, kulit K berisi …… elektron

kulit L  berisi …… elektron

Jadi, atom O terdiri dari …… kulit/lintasan.

b.    :

c.     :

d.   :

2.   Elektron Valensi

Elektron valensi adalah jumlah elektron yang terletak pada kulit terluar/terakhir.

Contoh soal 1.3 :

Tentukan elektron valensi unsur berikut :

1)     :

\ elektron valensi Li  =

2)    :

\ elektron valensi Ca =

3)                                       Model atom Silikon

\ elektron valensi Si =

Soal 1.4 :

Tentukan elektron valensi unsur berikut :

1)                    2)                   3)                  4)

D.   PARTIKEL DASAR DALAM ION

Ion adalah atom yang bermuatan listrik. Atom yang melepaskan elektron akan bermuatan listrik positif dan disebut ion positif atau kation. Atom yang menerima elektron akan bermuatan listrik negatif dan disebut ion negatif atau anion.

Jumlah proton dan netron dalam atom maupun ion adalah sama yang berbeda hanya jumlah elektron.

Menentukan jumlah elektron dalam ion sebagai berikut :

Untuk ion positif :                                         Untuk ion negatif :

e = Z – elektron e = z + elektron

e = Z – muatan listrik                                  e = Z + muatan listri

Contoh soal 1.7:

1.   Tentukan jumlah proton, netron, dan elektron yang terkandung dalam ion berikut :

a.  (Z = 13)                     b.   (Z = 16)

Jawab :

a.         p =                   n =                   e =

b.         p =                   n =                   e =

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s